

Asia Africa: Unity in Diversity
Ketika Seni, Inklusi, dan Kolaborasi Bertemu di Kota Bandung
Bandung selalu memiliki cerita tentang kreativitas, keberagaman, dan perjumpaan berbagai budaya. Sebagai kota yang memiliki ikatan sejarah kuat dengan Asia dan Afrika, semangat tersebut kembali dihidupkan melalui Asia Africa Festival 2026. Di antara berbagai karya yang hadir, “Asia Africa: Unity in Diversity” karya Maulana Yusuf As-Shauqi membawa cerita yang lebih dari sekadar visual—sebuah cerita tentang kesempatan, inklusi, dan kekuatan kolaborasi.
Maulana Yusuf As-Shauqi merupakan seniman disabilitas asal Kota Bandung dan alumni LPK Artherapy Center Widyatama. Melalui karya ini, Maulana menerjemahkan Bandung sebagai Kota Asia Afrika yang hidup dalam keberagaman masyarakat, budaya, dan kreativitas. Komposisi visual yang dinamis menghadirkan semangat kebersamaan sebagai interpretasi dari Unity in Diversity: bahwa perbedaan dapat tumbuh berdampingan dan menjadi kekuatan untuk menciptakan sesuatu yang bermakna.
Karya tersebut kemudian terpilih menjadi bagian dari pameran karya Asia Africa Festival 2026, membuka ruang yang lebih luas bagi karya seniman disabilitas untuk hadir dan diapresiasi oleh publik.
Dari Pendidikan, Karya, hingga Ruang Kolaborasi
Perjalanan kreatif Maulana tumbuh bersama Artherapy Center Widyatama, pusat pendidikan vokasi berbasis seni di bawah Yayasan Widyatama yang mengembangkan potensi penyandang disabilitas melalui pembelajaran kreatif dan inklusif. Pendidikan menjadi fondasi bagi kreator untuk mengenali potensi, mengembangkan keterampilan, serta membangun kemandirian melalui karya.
Perjalanan tersebut kemudian berlanjut bersama Special ID, sebuah social enterprise dan studio kreatif yang menjadi ruang bagi kreator disabilitas untuk mempublikasikan karya, berkolaborasi, serta mengembangkan karya menjadi produk dan proyek kreatif yang memiliki nilai sosial maupun ekonomi.
Bagi Special ID, karya tidak berhenti ketika proses menggambar selesai. Sebuah karya dapat menjadi awal dari pertemuan baru—antara kreator dengan masyarakat, pemerintah, industri, dan berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama untuk membangun ekosistem kreatif yang lebih inklusif.
Kolaborasi yang Membuka Ruang Apresiasi
Kehadiran “Asia Africa: Unity in Diversity” juga menjadi bagian dari semangat kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, bank bjb, Artherapy Center Widyatama, dan Special ID dalam menghadirkan ruang apresiasi yang lebih luas bagi karya dan talenta lokal.
Semangat tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kota Bandung untuk menjadi kota yang Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis (UTAMA). Salah satu misinya secara khusus menempatkan Bandung sebagai kota yang terbuka, inklusif, demokratis, setara, dan berkeadilan. Dalam konteks ini, inklusivitas bukan hanya tentang memberikan ruang, tetapi memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan menunjukkan potensinya. (Standar Pelayanan Kota Bandung)
Kolaborasi ini juga memiliki titik temu dengan misi bank bjb, khususnya dalam menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas akses kepada masyarakat, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan bernilai tambah. Dukungan terhadap ruang seni dan kreativitas inklusif dapat menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi talenta lokal agar semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi. (Bank bjb)
Ketika Sebuah Karya Menjadi Jembatan
Bagi Special ID, “Asia Africa: Unity in Diversity” menunjukkan bagaimana sebuah karya dapat menjadi jembatan yang mempertemukan banyak pihak.
Pemerintah membuka ruang dan membangun ekosistem kota yang inklusif. Dunia usaha memberikan dukungan agar kesempatan dapat berkembang menjadi dampak yang lebih luas. Institusi pendidikan membangun keterampilan dan kemandirian. Special ID menghubungkan kreator dengan ruang kolaborasi dan industri. Dan di pusat seluruh ekosistem tersebut terdapat kreator, dengan gagasan, karakter, dan karya yang layak mendapatkan kesempatan yang setara.
Inilah nilai yang dibawa oleh karya Maulana. Unity in Diversity tidak hanya hadir sebagai tema, tetapi diwujudkan melalui proses di balik karya itu sendiri—ketika berbagai institusi dengan peran yang berbeda dapat bergerak bersama untuk menghadirkan sebuah ruang yang lebih inklusif.
Dari Bandung, untuk Semangat Inklusi yang Lebih Luas
Bandung dikenal melalui sejarah Asia Afrika dan kekuatan industri kreatifnya. Melalui kolaborasi seperti ini, identitas tersebut dapat terus berkembang: Bandung bukan hanya menjadi kota tempat kreativitas lahir, tetapi kota tempat kreativitas dari setiap individu mendapatkan ruang untuk tumbuh.
Bagi Maulana dan para kreator disabilitas lainnya, kesempatan untuk menghadirkan karya di ruang publik membawa pesan penting bahwa disabilitas tidak membatasi seseorang untuk menjadi bagian dari perkembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif sebuah kota.
“Asia Africa: Unity in Diversity” pada akhirnya bukan hanya cerita tentang sebuah ilustrasi. Ini adalah cerita tentang bagaimana pendidikan, kreativitas, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dapat bertemu dalam satu semangat yang sama: membuka kesempatan, membangun kolaborasi, dan menciptakan masa depan yang lebih inklusif.
Inclusion. Improvement. Collaboration.
Temukan karya para kreator disabilitas dan buka peluang kolaborasi bersama Special ID melalui www.thespecial.id.